Menko PMK hingga Kepala BNPB Peringati HUT ke-81 RI di Lokasi Bencana, Komitmen Percepat Pemulihan

Menko PMK Pratikno menegaskan sejak hari pertama usai gempa bumi mengguncang Flores, NTT, pemerintah pusat telah berada di lokasi. Ini merupakan kepedulian serta komitmen pemerintah untuk mendampingi masyarakat terdampak.

Konten72 Views

Channel Indonesia – Sejumlah jajaran menteri Kabinet Merah Putih Presiden RI Prabowo Subianto serta kepala lembaga mengikuti upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di lokasi terdampak bencana gempa bumi, tepatnya di Lapangan Motang Rua, Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan sejak hari pertama usai gempa bumi mengguncang Flores, NTT, pemerintah pusat telah berada di lokasi. Ini merupakan kepedulian serta komitmen pemerintah untuk mendampingi masyarakat terdampak.

“Sejak hari pertama kejadian, kita sudah berada di NTT untuk meninjau lapangan dan membahas percepatan pemulihan,” ujar Pratikno usai mengikuti upacara di Ruteng, Senin (17/8).

Pratikno menjelaskan penanganan darurat dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi di berbagai titik terdampak. Jajaran pemerintah membagi tugas menyisir wilayah yang membutuhkan bantuan cepat, seperti pergerakan bantuan logistik menuju Kecamatan Reo di Manggarai hingga wilayah terisolasi di Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka.

Koordinasi intensif juga terus dilakukan bersama Satuan Tugas (Satgas) DPR RI serta kementerian/lembaga terkait baik secara offline maupun online melalui _video conference_ demi memastikan masa tanggap darurat berjalan efektif.

Bersamaan dengan itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengungkapkan kesiapan strategi serta pengerahan sumber daya logistik dan armada penanganan di lapangan.

Suharyanto mengatakan Posko Nasional di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, telah menampung dan menyalurkan bantuan logistik, termasuk 50.000 paket bantuan sembako dari Presiden RI. Bantuan tersebut diteruskan ke dua posko utama di NTT, yakni Posko Labuan Bajo dan Posko Maumere.

Logistik dari Posko Utama Labuan Bajo dikerahkan untuk melayani wilayah Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, dan Ngada. Sementara Posko Maumere melayani Kabupaten Sikka, Ende, dan Nagekeo.

BNPB pun menyiagakan armada darat, laut, dan udara secara maksimal untuk menembus wilayah yang terisolasi. Pada jalur udara, BNPB bersama unsur gabungan menyiagakan 6 pesawat di Labuan Bajo dan 5 pesawat di Maumere, termasuk helikopter pendukung untuk evakuasi medis darurat.

Sementara pada jalur darat, dilakukan mobilisasi truk-truk logistik ukuran besar di titik-titik penyaluran utama, yang didukung pula oleh pengoperasian kapal Pelni dan kapal feri pada jalur laut menuju wilayah kepulauan seperti Pulau Palue.

Suharyanto menyebut berdasarkan pemutakhiran data dampak bencana, jumlah korban meninggal dunia per hari ini tercatat sebanyak 54 jiwa. Pendataan korban luka-luka masih terus berjalan secara dinamis.

Suharyanto menginstruksikan pemerintah daerah untuk mendata kerusakan secara paralel dan berjenjang _by name by address_ tanpa harus menunggu data rampung 100 persen, agar intervensi perbaikan bisa langsung dieksekusi.

“Pendataan rumah masyarakat yang rusak, baik rusak ringan, sedang, maupun berat menjadi prioritas utama kami. Kerusakan fasilitas umum seperti kantor bupati menjadi prioritas berikutnya setelah pemukiman warga terpenuhi,” ujar Suharyanto.

“Pendataan tidak perlu menunggu selesai semua, begitu ada data valid yang masuk, perbaikan langsung kita proses agar penanganan berjalan lebih cepat,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *