Bacaan Sayyidul Istigfar Arab, Latin, Terjemahan,dan Keutamaannya

Manusia merupakan salah satu makhluk yang tidak pernah luput dari dosa, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. 

Konten134 Views

Channel Indonesia – Manusia merupakan salah satu makhluk yang tidak pernah luput dari dosa, baik yang disengaja maupun tidak disengaja.  Karenanya, kita perlu memohon ampun kepada Allah SWT. Salah satu cara memohon ampun kepada Allah yaitu dengan sering mengucap istigfar. Dan bacaan istigfar yang dianjurkan adalah bacaan sayyidul istigfar.

Doa sayyidul istighfar ialah salah satu doa yang diajarkan Rasulullah SAW untuk memohon ampun dari segala dosa yang telah kita lakukan.

Rasulullah SAW bahkan senantiasa meminta ampunan pada setiap harinya, sebagaimana yang disampaikan beliau pada sebuah hadits . Rasulullah SAW bersabda

واللهِ إِنِّي لأَسْتَغْفِرُ اللهَ وأَتُوبُ إِلَيْهِ في الْيَوْمِ أَكْثَرَ مِنْ سبْعِينَ مَرَّةً

Artinya: Demi Allâh, sesungguhya aku benar-benar memohon ampun kepada Allâh dan bertaubat kepada–Nya dalam sehari semalam lebih dari 70 kali.

Adapun Bacaaan lengkap dan keutamaan sayyidul istigfar adalah sebagai berikut.

Bacaan Sayyidul Istigfar

أَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَاسْتَطَعْتُ وَأَعُوذُ بكَ مِنْ شَرِمَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَى وَأَبُوهُ لَكَ بِذَنْبي فَاغْفِرْ لِي إِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنتَ.

Bacaan latin: Allahumma anta rabi, laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa ana ‘abduka, wa ana ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mastatha’tu, wa a’uudzubika min syarri maa abuu’u laka bi dzanbi faghfirlii innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.

Artinya: “Ya Allah Engkau adalah Tuhanku, tidak ada sesembahan yang hak kecuali Engkau. Engkau yang menciptakanku sedang aku adalah hamba-Mu. Dan aku di atas ikatan janji-Mu (yaitu selalu menjalankan amal ketaatan kepada-Mu) dengan semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat. Aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku, dan aku mengakui dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku. Sesungguhnya, tiada yang bisa mengampuni segala dosa kecuali Engkau.”

Keutamaan membaca Sayyidul Istigfar

Menurut sebuah riwayat, Rasulullah SAW pernah menyampaikan bahwa seorang muslim yang membaca doa Sayyidul Istigfar di sore hari lalu meninggal dunia di malam harinya, maka ia akan masuk surga.

Hal itu juga berlaku bagi siapa saja yang membaca Sayyidul Istighfar di pagi hari dan meninggal dunia pada sore hari, maka orang tersebut akan dimasukkan di surga Allah. Nabi Muhammad SAW bersabda:

عَنْ شَدَّادِ بْنِ أَوْسٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «سَيِّدُ الِاسْتِغْفَارِ أَنْ يَقُولَ الْعَبْدُ: اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتِنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلِيَّ، وَأَبُوءُ بِذَنْبِي، فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ، مَنْ قَالَهَا فِي لَيْلَةٍ فَمَاتَ فِي لَيْلَتِهِ دَخَلَ الْجَنَّةَ، وَمَنْ قَالَهَا فِي يَوْمِهِ فَمَاتَ دَخَلَ الْجَنَّةَ»

Artinya: Dari Syaddad bin Aus, dari Rasulullah SAW bersabda, “Sayidul istigfar (pemimpin istighfar) adalah seorang hamba mengucapkan: ‘Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku. Tiada tuhan selain Engkau. Engkau-lah yang telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku tetap pada ikatan-Mu dan perjanjian-Mu semampuku, Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang aku perbuat. Aku mengakui dosaku kepada-Mu, aku mengakui nikmat-Mu kepadaku. Maka ampunilah aku, sungguh tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau.’ Apabila ia mengucapkannya di sore hari dengan penuh keyakinan, kemudian ia meninggal di malam itu, niscaya ia termasuk penghuni surga. Demikian juga berlaku bagi mereka yang membaca sayidul istighfar di pagi hari, kemudian wafat di hari itu juga, niscaya ia termasuk penghuni surga.” (Shahih: Al Bukhari (6306)).

Dalam kitab Al-Adzkar, Imam An-Nawawi memasukkan sayyidul istighfar ke dalam doa harian. Bacaan sayyidul istighfar dianjurkan untuk dibaca saat pagi dan sore hari.

 

(Dari berbagai sumber/ Mifta Khurokhmah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *