Kenali 10 Makanan dan Minuman Penyebab Bau Mulut

Bau mulut merupakan sebuah kondisi dimana aroma napas dari mulut yang tidak sedap.

Konten297 Views

Channel Indonesia –  Bau mulut merupakan sebuah kondisi dimana aroma napas dari mulut yang tidak sedap. Kondisi ini sering kali diakibatkan oleh kesehatan mulut yang buruk. Bau mulut juga dapat disertai dengan mulut kering, rasa tidak enak di mulut, dan warna putih di lidah.

Bau mulut tidak sedap merupakan hal yang sangat mengganggu, bahkan cukup memalukan dan dapat membuat cemas. Halitosis atau bau mulut dapat dialami oleh siapa saja. Kondisi ini bisa disebabkan oleh konsumsi makanan tertentu, atau kebersihan mulut yang tidak terjaga.  Berikut beberapa makanan yang dapat menyebabkan bau mulut.

Makanan dan Minuman Penyebab Bau Mulut
1. Bawang-bawangan

Bawang-bawangan seperti bombay, bawang merah atau putih memiliki senyawa sulfur yang bisa menyebabkan bau mulut.

Bawang dapat memicu reaksi kimia dalam mulut yang menghasilkan gas sulfur. Setelah mengonsumsinya dalam jumlah yang banyak, agar terhindar dari mukut, sebaiknya berkumurlah dengan air garam.

2. Kopi

Meskipun kopi mengeluarkan aroma yang khas dan menyegarkan tetapi kandungan asam dan kafeinnya dapat mengeringkan mulut. Dari hal tersebut, menciptakan lingkungan yang ideal bagi bakteri penyebab bau mulut.

3. Susu

Susu memiliki kandungan asam amino, yang kemudian akan dibentuk menjadi senyawa sulfur oleh bakteri di dalam mulut. Hal ini dapat menyebabkan mulut akan terasa lebih bau.

Susu juga merupakan sumber protein, sehingga ketika dicerna dalam tubuh akan menghasilkan zat-zat yang dapat menjadi penyebab bau mulut yang tak sedap.

4. Makanan pedas

Makanan pedas memang menjadi pilihan banyak individu, sebab dapat membangkitkan selera makan.

Tetapi makanan pedas tersebut dapat meningkatkan suhu dalam mulut, sehingga merangsang produksi air liur yang berkurang dan dapat menyebabkan bau mulut.

5. Keju

Keju menjadi salah satu makanan penyebab bau mulut. Hal ini dikarenakan keju kaya akan asam amino. Ketika bereaksi dengan bakteri di mulut, keduanya akan menghasilkan senyawa hidrogen sulfida berlebih dan dapat memicu mulut bau.

6.  Ikan atau produk laut

Produk laut seperti sarden atau ikan dapat menyebabkan bau amis yang menetap dalam mulut.

Pastikan ikan dan produk laut disimpan dan dimasak dengan benar, sehingga bau amis tersebut bisa berkurang, serta berkumurlah atau sikat gigi ketika selesai mengonsumsinya.

7. Tomat

Tomat bersifat asam di mana bakteri penghasil bau tumbuh subur di lingkungan yang asam. Sama seperti buah jeruk, keasaman dari tomat dapat menyebabkan penumpukan asam di mulut dan menumbuhkan bakteri. Sebaiknya hindari mengonsumsi makanan asam seperti saus tomat dalam jumlah berlebihan.

Tomat juga tidak disarankan bagi para penderita asam lambung karena dapat menyebabkan refluks asam. Ketika asam lambung naik ke kerongkongan, kondisi ini juga bisa menyebabkan bau mulut.

8. Daging merah

Ketika seseorang mengonsumsi protein dalam jumlah banyak, tubuh akan memproduksi amonia dan memecahnya selama proses pencernaan. Amonia inilah yang akan keluar melalui mulut dan menyebabkan bau.

Selain itu, serat daging yang terjebak di sela gigi juga dapat membusuk dan melepaskan gas senyawa sulfur yang dapat menjadi pemicu bau mulut.

9.  Alkohol

Selanjutnya terdapat  alcohol yang dapat mengeringkan mulut, sehingga mengurangi produksi air liur yang penting untuk membersihkan bakteri penyebab bau mulut.

Minumlah air mineral secara teratur untuk menjaga kelembaban mulut, dan hindasi mengonsumsi alcohol secara berlebihan.

Dengan memahami hubungan pola makan dan bau mulut, kalian dapat membuat pilihan makanan yang lebih baik dan bisa mengetahui cara dalam mengatasi dan menjaga kesehatan mulut.

10. Gula

Tidak hanya merusak gigi, mengonsumsi gula berlebih juga dapat menyebabkan bau mulut. Gula adalah sumber bahan bakar yang sangat mudah bagi bakteri untuk berkembang biak.

Bakteri yang menyebabkan bau mulut menggunakan gula sebagai bahan bakar untuk berkembang. Ini menciptakan senyawa sulfur yang lebih ofensif, membuat bau mulut menjadi lebih buruk.

(Dari berbagai sumber/ Mifta Khurokhmah)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *