Viral Wanita Kulitnya ‘Gosong’ Setelah Pakai Skincare Ini, Kok Bisa?

Tya menggunakan produk skincare bermerkuri yang membuat wajahnya jadi hitam gosong

Headline, Konten312 Views

Channel Indonesia – Skincare biasa digunakan oleh wanita agar wajah lebih cantik, sehat dan mulus. Akan tetapi, Tya seorang wanita Asal Kalimantan Timur tertimpa suatu musibah.

Bukannya menjadi tampak erah dan bercahaya, wajah Tya menjadi gosong bak terbakar setelah aplikasikan skincare tersebut.

Pengalaman tersebut Tya bagikan kepada Metizen di laman media sosial Tiktok hingga menjadi viral.

Tya menggunakan produk skincare bermerkuri yang membuat wajahnya jadi hitam gosong, seperti terbakar.

Kondisi wajahnya jadi gosong setelah dia memutuskan berhenti dari produk bermerkuri tersebut. Mulanya, hanya muncul bercak hitam, tapi perlahan bercak hitam itu menyebar ke semua bagian wajah sampai terlihat gosong.

“Akhir tahun mulai muncul kaya flek hitam, seperti terkena matahari. Tapi, kok, lama-lama tidak mau hilang,” kata Tya membagikan kisahnya, mengutip detikHealth.

Dokter spesialis kulit, kelamin, dan estetika di Klinik Dermalogia Jakarta Arini Widodo mengatakan, penggunaan krim yang mengandung merkuri memang cukup menggoda. Merkuri bisa memberi efek memutihkan pada kulit karena kemampuannya untuk menghambat produksi melanin.

“Tapi penggunaan krim yang mengandung merkuri justru berpotensi bahaya bagi kesehatan kulit,” kata Arini saat dihubungi wartawan, Selasa (18/7).

Arini menjelaskan, dampak jangka pendek penggunaan krim bermerkuri ini adalah iritasi, kulit kemerahan, dan kekeringan.

Jika digunakan dalam jangka waktu lama, merkuri bisa memberikan dampak yang lebih buruk lagi. Misalnya saja, lanjut Arini, masalah hiperpigmentasi, hipopigmentasi, penebalan pada kulit, hingga perubahan struktural pada kolagen dan elastin.

“Makanya bisa menyebabkan penuaan dini dan kerusakan pada kulit,” kata dia.

Selain itu, bahaya penggunaan krim bermerkuri juga melibatkan risiko kesehatan secara keseluruhan. Ingatlah bahwa merkuri merupakan bahan racun yang dapat diserap kulit dan masuk ke organ tubuh lain.

“Dalam jangka panjang, paparan merkuri bisa menyebabkan kerusakan sistem saraf, ginjal, hingga hati,” katanya.(Dari berbagai sumber/Annisa)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *