Aliansi Santri Gus Dur Serukan Muktamar NU Bersih dari Rasuah

Jika terjadi jual beli suara untuk memperebutkan pemimpin NU baik Syuriyah maupun Tanfizdziyah, maka itu sungguh telah mengkhianati para muassis (pendiri) NU

Konten51 Views

Channel Indonesia – Para tokoh NU dan para alumnus pesantren  yang tergabung dalam Aliansi Santri Gus Dur menyerukan Muktamar NU harus bersih dari rasuah alias sogokan duit yang jelas haram menurut syari’at Islam.

Apabila terjadi jual beli suara untuk memperebutkan pemimpin NU baik Syuriyah maupun Tanfizdziyah, maka itu sungguh telah mengkhianati para muassis (pendiri) NU, dan sangat bertolak belakang dengan tema resmi Muktamar ke-35 yaitu “Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmat untuk Kemaslahatan Bangsa”

Ketua Aliansi Santri Gus Dur, Muhammad Sholihin menyampaikan hal itu di depan maqbaroh pendiri NU KH Abdul Wahab Chasbullah di Jombang, Jumat (29/8/2026) di lokasi ring I Muktamar NU.

Alumnus Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras ini mengeluarkan seruan itu setelah awal pembukaan Muktamar dia  membentuk Komite Pemberantasan Korupsi Nahdlatul Ulama (KPK NU) dengan aksi deklarasi di makam leluhur KH. Abd Wahab Chasbullah sang  inisiator, pendiri, dan penggerak  Nahdlatul Ulama.

“Kami serukan semua pengurus NU agar ingat bahwa Muktamar NU diadakan di tanah kelahiran Mbah Wahab Chasbullah. Mbah Wahab  menurut Mbah Yai Abdul Hamid Pasuruan, beliau bukan wali Indonesia semata tapi merupakan wali dunia yg punya karomah luar biasa. Maka jangan coba-coba melakukan rasuah. Perhatikan juga tema Muktamar NU menjaga Marwah,” tandas  Sholihin yang menjadi pengurus pusat  Ikatan Alumni Bahrul Ulum (IKABU) ini.

Secara khusus Sholihin juga mengecam keras  adanya pencabutan hak hadir atas Greg Barton yang diduga diperintahkan oleh Rais Am PBNU Kyai Miftahul Achyar. Dia sebutkan, Greg Barton adalah sahabatnya Gus Dur. Dan para Rais Am PBNU sebelumnya selalu memberi tempat terhormat kepada peneliti NU asal Australia itu. Lebih-lebih Kyai Sahal Mahfudz yang masyhur sangat akrab dengan dunia ilmiah Greg Barton.

Jika benar Rais Am PBNU KH Miftahul Achyar melarang Greg Barton menghadiri Muktamar NU, maka sungguh telah menyakiti hati para santri Gus Dur, para santri Kyai Ilyas Ruhiyat, para santri Mbah Sahal, para santri Gus Mus, para santri KH Ma’ruf Amin, dan telah menjerumuskan NU dari Jam’iyyah yang biasa mengayomi menjadi Jam’iyyah yang menzalimi.

Terakhir Sholihin mengajak seluruh peserta Muktamar agar senantiasa menjaga NU lurus di garis para muassis. Di jalan khittah yang telah ditetapkan di masa kepemimpinan Rais Am KH Ahmad Shiddiq dan Ketua Umum  Gus Dur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *