Channel Indonesia- Bupati Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Paris Yasir, merespons insiden dugaan keracunan makanan yang menimpa belasan siswa SDN 7 Kambutta Toa di Kecamatan Rumbia belum lama ini.
Tak ingin ada keterlambatan penanganan, orang nomor satu di Bumi Turatea ini langsung mengambil alih komando untuk memastikan keselamatan para siswa.
Ia menegaskan prioritas utama saat ini adalah pemulihan kesehatan para korban. Ia telah menginstruksikan seluruh jajaran kesehatan untuk bergerak dalam satu komando yang cepat dan tepat.
“Saya sudah perintahkan Dinkes untuk segera mengambil tindakan, termasuk pihak puskesmas agar secepatnya ditangani dan dibantu identifikasi serta pelayanan lainnya,” tegasnya, Jumat (24/4/2026).
Tak hanya fokus pada pengobatan, tetapi Bupati juga memerintahkan investigasi mendalam terhadap penyedia program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Melalui Dinas Kesehatan, Bupati menerjunkan tim gabungan mulai dari tim PSC, Kesehatan Lingkungan (Kesling), hingga Surveilans Kejadian Luar Biasa (KLB).
Langkah ini diambil untuk mengidentifikasi akar masalah yang terjadi di Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bontomanai.
Bupati ingin memastikan apakah insiden ini disebabkan oleh faktor bahan baku, proses pengolahan, atau kendala dalam distribusi.
Respons cepat Bupati ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah tidak akan membiarkan program yang bertujuan mulia bagi gizi anak-anak justru menjadi ancaman kesehatan.
Bupati meminta Dinas Kesehatan dan pihak terkait melakukan evaluasi total terhadap sistem pengawasan keamanan pangan di Jeneponto.
Hingga saat ini, di bawah pantauan langsung Bupati, puluhan siswa di Puskesmas Tompobulu dan 1 siswa di Puskesmas Rumbia dilaporkan telah mendapatkan perawatan intensif berupa pemberian infus dan obat-obatan.
Kondisi para siswa kini mulai stabil, namun Bupati tetap meminta tim medis untuk melakukan pemantauan ketat hingga seluruh korban benar-benar pulih total.
Insiden ini kini menjadi perhatian khusus Bupati Paris Yasir sebagai bahan evaluasi agar jaminan keamanan pangan dalam program bantuan pemerintah benar-benar teruji dan aman bagi seluruh siswa di Kabupaten Jeneponto.









