Bacaan Sholawat Ummi Lengkap ‎Arab, Latin, Arti, dan ‎Keutamaannya

Sholawat ummi atau ummiyil sholawatan merupakan salah satu sholawat yang dianjurkan untuk sering diamalkan karena memiliki banyak sekali keutamaan yang bisa didapatkan.

Konten385 Views

Channel Indonesia – Sholawat ummi atau ummiyil sholawatan merupakan salah satu sholawat yang dianjurkan untuk sering diamalkan karena memiliki banyak sekali keutamaan yang bisa didapatkan.

Sholawat sendiri merupakan salah satu dzikir yang sangat dianjurkan untuk dibaca secara istiqamah oleh siapa pun. Memperbanyak membaca sholawat diyakini dapat mempermudah terkabulnya hajat seseorang.

Perintah untuk membaca sholawat  sendiri terdapat dalam Al-Quran. Allah SWT memerintahkan umatnya untuk membaca sholawat  dalam Surah Al Ahzab ayat 56:

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِيِّۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ صَلُّواْ عَلَيۡهِ وَسَلِّمُواْ تَسۡلِيمًا

Artinya:“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. Surat Al Ahzab 33:56)

Adapun bacaan sholawat ummi adalah sebagai berikut:
1. Bacaan Sholawat Ummi

Berikut lafadz dan bacaan sholawat ummi dalam bahasa Arab, latin, dan artinya:

اَللَّــهُمَّ صَلِّ عَـلـٰى سَـيِّـدِنَـا مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَنَـبِـيِّكَ وَرَسُوْلِكَ نَبِى الْأُمِّـى وَعَــلـٰى أَلِـهِ وَصَحْبِهِ وَسِلِّـمْ

Allahumma sholli’alaa sayyidinaa muhammadin abdika wanabiyyika wa Rosuulika Nabil Ummy wa a’laa alihi wa shohbihi wasillam

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW sebagai hamba, Nabi, dan utusan-Mu yang Ummy (tidak bisa membaca dan menulis) beserta keluarga dan sahabatnya dengan salam yang sesungguhnya.”

2. Bacaan Sholawat Ummi versi pendek

ااَللّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَنَبِيِّكَ وَرَسُوْلِكَ النَّبِيِّ اْلأُمِّيِّ

Allahumma Sholli ‘Alaa Muhammadin ‘Abdika wa Rosulika An-Nabiyyil Ummi. Artinya: Ya Allah, limpahkanlah sholawat -Mu kepada Muhammad, hamba, Nabi dan Rasul-Mu, seorang Nabi yang ummi

Artinya: Ya Allah, limpahkanlah sholawat -Mu kepada Muhammad, hamba, Nabi dan Rasul-Mu, seorang Nabi yang ummi.

3. Bacaan Sholawat Ummi versi lain

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدِ النَّبِيِّ اْلأُمِّيِّ وَعَلىَ آلِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْماً

Allahumma sholli ‘ala muhammadinin nabiyyil ummiyyi wa ‘ala aalihii wa shohbihii wa sallim tasliiman

Artinya: “Ya Allah, limpahkan rahmat atas Nabi Muhammad yang ummi serta keluarganya, dan berilah mereka keselamatan.

4. Keutamaan sholawat ummi

Salah satu keutamaan membaca sholawat ummi adalah akan diampuni dosa selama 80 tahun, jika rutin membacanya selama 80 kali pada hari Jumat.

Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah RA:
“Barangsiapa yang bersholawat kepadaku hari Jumat sebanyak 80 kali niscaya Allah mengampuni dosanya selama 80 tahun. Ada yang bertanya kepada beliau: Wahai Rasulullah, bagaimanakah cara bersholawat atasmu? Beliau menjawab: Ucapkanlah ‘Allahumma sholli ‘ala Muhammadin ‘Abdika wa Rasulika An-Nabiyyil Ummiy, ini dihitung sekali.”
Dalam sebuah hadis lain, Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa salat ashar di hari Jum’at kemudian sebelum bangun dari tempatnya ia membaca ‘Allahumma Sholli Alaa Muhammadin Ummyyi Wa Alaa Alihi Wasallim Tasliiman’ delapan puluh kali, maka akan diampuni baginya dosa delapan puluh tahun, dan dicatat baginya ibadah delapan puluh tahun.” (HR Al-Baihaqi)

Bahkan, bila membacanya sebanyak 100 kali pada hari tersebut, insya Allah akan diberi kesempatan untuk bertemu dengan Rasulullah SAW sebelum meninggal.

Dalam hadis hadis, beliau bersabda:

“Barang siapa bersalawat atasku 1.000 x (seribu kali) pada hari Jum’at dengan ucapan “Allahumma Sholli Alaa Muhammadin Nabiyyil Ummyi”, maka dia akan melihat Rabb-nya (Tuhannya) di waktu malam atau Nabinya atau melihat tempatnya di surga. Jika tidak melihatnya, lakukan hal itu dua Jum’at, atau tiga Jum’at, atau lima Jum’at.” (Kitab At Tuhfah Al-Maldriyyah Fil-Akhbaril Qudsiyyah Wal-Ahaditsin-Nabawiyyah – As-Syikh-Abdul Majid Al-‘Adawiy)

(Dari berbagai sumber/ Mifta Khurokhmah)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *