Shalawat yang Dapat Menyembuhkan Penyakit

Saat seseorang sedang memiliki penyakit, berobat secara medis merupakan sebuah hal yang utama yang harus dilakukan.

Konten264 Views

Channel Indonesia – Saat seseorang sedang memiliki penyakit, berobat secara medis merupakan sebuah hal yang utama yang harus dilakukan. Sebab, ikhtiar lahiriyah merupakan hal utama yang perlu dilaksanakan. Selain itu, kita juga dapat mengamalkan beberapa amalan untuk kesembuhan sebuah penyakit. Salah satu amalan yang dapat dilakukan adalah membaca dan mengamalkan sholawat untuk keperluan tersebut.

Dalil Sholawat

Membaca sholawat Nabi merupakan salah satu ibadah yang sangat baik karena tujuan dari bersholawat adalah memuliakan dan menjunjung tinggi nama Baginda Rasulllah SAW. Bahkan perintah untuk mengamalkan sholawat juga telah dituangkan di dalam Al Quran.

Allah SWT berfirman dalam Al Quran :

اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰٓئِكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ ۗ يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

Innalloha wa malaaa-ikatahuu yusholluuna ‘alan-nabiyy, yaaa ayyuhallaziina aamanuu sholluu ‘alaihi wa sallimuu tasliimaa

Artinya : Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.(QS. Al-Ahzab 33: Ayat 56)

Shalawat yang Dapat Menyembuhkan Penyakit

Imam An Nabhani dalam kitabnya menyebutkan:

اَلصَّلَاةُ التَّاسِعَةَ عَشَرَ صَلَاةُ سَيِّدِيْ الشَّيْخِ حَسَنِ أَبِي حَلَاوَةِ اَلْغّزِّيْ

Artinya: Sholawat yang kesembilan belas adalah shalawat (yang ditulis) oleh as-Sayyid Syekh Hasan Abul Halawah al-Ghazi (Yusuf an-Nabhani, Sa’adatud Darain fis Shalati ‘ala Sayyidil Kaunaini, [Beirut, Darul Kutub al-‘Ilmiah: 2010], halaman 323).

Sholawat yang dimaksud adalah sebagai berikut,

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيــِّدِنَا مُحَمَّدٍ حَبِـيْبِ الْـمَحْبُوْبِ شَافِيْ فِي الْعِلَلِ وَمُفَرِّجِ الْــكَرُوْبِ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ

Allâhumma shalli ‘alâ sayyidinâ muḫammadin habîbil mahbûbi syâfi fil ‘ilal wa mufarrijil kurûbi wa ‘alâ âlihi wa shaḫbihi wa sallim

Artinya: Ya Allah, limpahkalah rahmat dan keselamatan kepada Baginda Nabi Muhammad yang menjadi kekasih Dzat yang mengasihi dan Dzat yang menyembuhkan segala penyakit dan Dzat yang menghilangkan segala kesusahan. Limpahkan pula kepada keluarganya dan sahabat-sahabat beliau.

Selain sholawat diatas, terdapat juga sholawat Syifa atau sholawat Tibil Qulub. Dimana sholawat ini, insyaallah dapat menyembuhkan penyakit-penyakit dhohir maupun batin.

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا . وَعَافِيَةِ اْلأَبْدَانِ وَشِفَائِهَا . وَنُوْرِ اْلأَبْصَارِ وَضِيَائِهَا . وَقُوْتِ اْلأَرْوَاحِ وَغِذَائِهَا . وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ

“Allaahumma Shalli ‘Alaa Sayyidina Muhammadin Tibbil Quluubi Wadawaaihaa Wa’aafiyatil Abdaani Wasyifaaihaa Wanuuril Abshaari Wadliyaaihaa Waquwwatil Ajsaadi Wal Arwaahi Waghidaa Iha Wa’alaa Aalihi Washahbihi Ajma’iin”

Artinya:

“Ya Allah, berikanlah rahmat kepada baginda kami, Nabi Muhammad, sang penyembuh hati dan obat nya, memberikan kesehatan badan dan mengobati nya, menjadi cahaya mata hati dan sinar nya, serta menjadi makanan pokok dan asupan gizi bagi rohani. Juga kepada keluarga dan sahabat beliau, dan semoga Engkau memberikan keselamatan.”

Keutamaan dalam shalawat ini berfaedah menjaga kesehatan tubuh dan menjadi obat segala penyakit dzahir ataupun batin” (KH Muhammad bin Abdullah Faqih, Majmu’ah Maqruat Yaumiyah wa Usbu’iyah, hal. 47)

Semoga bermanfaat.

(Dari berbagai sumber/ Mifta Khurokhmah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *