‎7 Tips Aman Pakai Earphone yang Tepat ‎

Sering mendengarkan lagu lewat earphone, earbud, atau headset?

Konten190 Views

Channel Indonesia – Sering mendengarkan lagu lewat earphone, earbud, atau headset?  Melakukan beberapa pekerjaan sambil mendengarkan musik lewat earphone atau headset merupakan sebuah kebiasaan yang lazim ditemui.

Tidak hanya dilakukan saat sedang bekerja, orang-orang yang menunggu transportasi umum, menunggu antrean di suatu tempat, saat berolahraga, bahkan saat sedang makan, juga kerap menggunakan earphone untuk mendengarkan musik.

Kebiasaan menggunakan earphone setiap saat dan setiap waktu ini dapat merusak pendengaran. Penggunaan earphone yang tidak tepat dapat mengurangi fungsi pendengaran dan tidak jarang dapat membuat telingamu sakit, berdenging dan terasa nyeri.

Cara menggunakan earphone yang tepat dan aman penting untuk diketahui agar tidak menimbulkan masalah kesehatan di kemudian hari.  Sejatinya, penggunaan earphone tidak berbahaya asal sesuai anjuran.

Berikut adalah 7 tips menggunakan earphone dengan tepat dan benar agar tidak menyebabkan masalah pendengaran.

 1. Pastikan ukurannya pas

Jika earphone kamu memiliki ears tip yang berbeda, pastikan memilih yang ukurannya sesuai dengan telinga. Sebab, jika terlalu besar dapat melukai saluran telinga. Baca Juga Tips Membersihkan Earphone Demi Mencegah Infeksi Telinga

 2. Pasang di telinga dengan benar

Setiap earphone memiliki tanda huruf R atau L, pakailah dengan sesuai mana yang telinga kanan dan kiri. Tanda huruf R untuk kanan dan L untuk kiri. Jika memasangnya terbalik, hal ini dapat menyebabkan telinga Anda terluka. Kemudian, saat memasukkan ears tip, miringkanlah ke atas dan ke arah depan kepala. Cara ini akan membantu menciptakan kesesuaian yang lebih baik karena saluran telinga mengarah ke depan dan atas kepala.

3. Gunakan Peredam Kebisingan

Jika kamu menggunakan earphone untuk meredam suara di sekitar, menaikkan volume suara/musik hanya akan merusak pendengaran. Sebagai gantinya, kamu bisa mengatasi situasi ini lewat mengganti earphone dengan headphone peredam bising. Ini cara kerjanya menyumbat telinga, supaya suara dari luar tidak terdengar dan tidak mengganggu aktivitas yang sedang dikerjakan.

 4. Jaga earphone dalam volume yang aman

Gangguan pendengaran akibat headset dapat dicegah, asalkan volumenya tidak terlalu keras. Ketika telinga terkena suara dengan tingkat desibel yang tinggi, tekanan yang dihasilkan dapat merusak telinga. Kisaran desibel berkisar dari 0 dB hingga 140 dB (kedengarannya sangat keras sehingga menimbulkan rasa sakit).

Mendengarkan sesuatu yang melebihi 85 dB dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan gangguan pendengaran permanen.  Untuk itu, bagi orang dewasa usahakan volume earbud Anda antara 60 dB dan 85 dB. Namun, telinga anak-anak tentu lebih sensitif. Maka, volume maksimal untuk anak-anak kurang dari 82 dB.

5. Menggunakan Trik 60/60

Gunakan earphone tidak lebih dari 60 menit per hari, dan 60 persen dari volume maksimal.

Perlu diketahui, gelombang suara yang terlalu keras dapat merobek menembus gendang telinga hingga memicu kerusakan saraf!

6. Hindari Penggunaan earphone Saat Tidur

Saat tertidur, telinga dapat semakin tertekan karena menerima gelombang suara yang besar dari pemakaian earphone, apalagi kondisi koklea (rumah siput) cukup sensitif terhadap gelombang suara.

Saat mendengarkan musik semalaman hingga tertidur, telinga sudah tidak lagi “mendengarkan”. Selain itu, ada pula dugaan bahwa mendengarkan lagu saat tidur dengan earphone atau headset membuat otak jadi kurang beristirahat.

Parahnya, gelombang elektromagnetik yang dihasilkan oleh alat tersebut juga dapat merusak sel-sel pada otak.

7. Batasi Intensitas dan Durasi Penggunaan Earphone

Jaga pendengaran dari dampak buruk earphone dengan membatasi penggunaannya. Cobalah untuk mengistirahatkan telinga dari penggunaan earphone.

Menurut World Health Organization (WHO), lebih dari 1 miliar remaja dan orang dewasa di dunia berisiko kehilangan pendengaran, akibat penggunaan perangkat audio di luar batas aman.

Semakin lama mendengarkan musik keras, maka semakin tinggi pula kemungkinan kamu mengalami gangguan pendengaran. Praktikkan cara mendengarkan musik yang aman dengan menerapkan 60 – 60.  Artinya, kamu hanya menggunakan 60 persen volume  maksimum selama 60 menit. Setelahnya, jauhkan earphone dan biarkan telingamu “bernapas” atau beristirahat.

(Dari berbagai sumber/ Mifta Khurokhmah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *