6 Tips Menjaga Kualitas Udara di Dalam Ruangan

Kualitas udara yang buruk di beberapa wilayah indonesia, khususnya Jakarta masih menjadi perbincangan yang hangat

Headline, Konten404 Views

Channel Indonesia – Kualitas udara yang buruk di beberapa wilayah indonesia, khususnya Jakarta masih menjadi perbincangan yang hangat. Kualitas udara yang buruk ini, dapat berdampak buruk bagi kesehatan khususnya anak-anak. Hal ini semakin meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya udara bersih.

Kualitas udara di luar ruangan ataupun ruang terbuka memang sangat mengkhawatirkan, tetapikita tidak bisa mengatasi sendiri dengan segera. Sebaliknya yang bisa kita lakukan adalah membuat kualitas udara dalam ruangan sebersih mungkin ataupun seaman mungkin, untuk menjaga kita dari penyakit pernapasan.

Berikut 6 tips menjaga kualitas udara dalam ruangan.

  1. Mengontrol sumber ventilasi yang baik.

Pastikan rumah kita memiliki sistem ventilasi yang baik. Ventilasi yang efisien memungkinkan udara segar dari luar masuk ke dalam rumah dan udara kotor keluar. Buka jendela secara teratur untuk memberikan sirkulasi udara yang alami. Dengan catatan udara di luar bersih, namun jika udara di luar kotor, maka membuka jendela bukan menjadi solusi. Pemasangan exhaust fan di area seperti dapur dan kamar mandi juga dapat membantu mengurangi kelembapan dan bau yang tidak diinginkan.

  1. Menggunakan pembersih udara.

Pembersih udara  dapat membantu menghilangkan partikel-partikel kecil, seperti debu, serbuk sari, dan polutan lainnya dari udara di dalam ruangan. Pastikan Anda memilih pembersih udara yang sesuai dengan kebutuhan ruang dan perangkat yang memiliki filter HEPA (High-Efficiency Particulate Air) untuk hasil yang lebih efektif.

  1. Menanam tanaman dalam

Penggunaan tanaman dalam ruangan tidak hanya memberikan sentuhan dekoratif pada rumah, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas udara. Tanaman dapat membersihkan udara dengan menyerap zat-zat berbahaya dan melepaskan oksigen.

  1. Menghindari merokok di dalam ruangan

Jika ada anggota keluarga yang merokok, upayakan untuk tidak merokok di dalam rumah. Asap rokok mengandung berbagai zat kimia berbahaya yang dapat menyebabkan polusi udara di dalam ruangan dan berdampak buruk pada kesehatan penghuni rumah, terutama pada anak-anak dan orang dewasa yang sensitif.

  1. Membatasi penggunaan bahan kimia berbahaya

Penggunaan bahan kimia berbahaya seperti pembersih berbasis ammonia atau klorin harus dibatasi. Bahan kimia ini dapat mengeluarkan gas berbahaya ke udara yang dapat menyebabkan masalah pernapasan dan iritasi kulit. Pertimbangkan untuk menggunakan pembersih rumah yang lebih ramah lingkungan atau yang berbahan dasar alami.

  1. Menjaga kelembapan udara

Pastikan tingkat kelembapan udara di dalam rumah tetap seimbang. Kelembapan yang terlalu rendah dapat menyebabkan kulit kering dan masalah pernapasan, sedangkan kelembapan yang terlalu tinggi dapat menyebabkan pertumbuhan jamur.

 

(Dari berbagai sumber/ Mifta Khurokhmah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *