Idul Adha di Arab Saudi Ditetapkan Hari Ini, Bagaimana Perayaannya?

Sebelum Idul Adha, biasanya umat Islam menggelar dua hari puasa. Hari pertama disebut puasa tarwiyah yang dilakukan pada 8 Zulhijah, dan kedua disebut puasa arafah dilakukan keesokan harinya atau 9 Zulhijah.

Headline, Konten321 Views

Channel Indonesia – Arab Saudi telah menjatuhkan perayaan hari raya idul adha hari ini Rabu (28/6). Hari raya umat islam ini diwarnai dengan pemotongan hewan kurban.

“Hari Arafah jatuh pada Selasa, 27 Juni, sementara Rabu, 28 Juni, akan menjadi hari pertama Idul Adha” demikian pernyataan MA Saudi yang dikutip Gulf News.

Sebelum Idul Adha, biasanya umat Islam menggelar dua hari puasa. Hari pertama disebut puasa tarwiyah yang dilakukan pada 8 Zulhijah, dan kedua disebut puasa arafah dilakukan keesokan harinya atau 9 Zulhijah.

Terlepas dari itu, bagaimana Saudi merayakan Idul Adha?

Setiap Idul Adha, Saudi menetapkan hari libur di seluruh negeri.

Perayaan utama Idul Adha merupakan perayaan simbolis atas kepatuhan Ibrahim. Sebagai bentuk ketaatan, Ibrahim mengorbankan anaknya, Ismail, untuk disembelih.

Namun, Tuhan turun tangan di saat-saat terakhir dan menyediakan domba sebagai pengganti putra Ibrahim untuk dikorbankan.

Saat Idul Adha, warga Saudi akan membanjiri musala atau masjid untuk melaksanakan salat. Salat biasanya berlangsung 10 hingga 15 menit setelah fajar.

Para jemaah diimbau untuk berada di musala atau masjid sebelum matahari terbit, demikian dikutip Saudi Arabia Immigration.

Pada saat itu, Anak anak Saudi akan membagikan kurma dan manisan yang akan diberikan kepada jamaah salat Idul Adha.

Usai selesai salat, penyembelihan hewan kurban pun dimulai.

Menurut laporan, banyak warga Saudi yang berkurban berupa domba, sapi, atau unta.(Dari berbagai sumber/Annisa)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *