Kenapa Bandara Selalu Pakai Kode 3 Huruf pada Negara Tujuan?

Kode tiga huruf yang berada pada tiket pesawat merupakan kode negara tujuan

Headline, Konten511 Views

Channel Indonesia – Saat anda memesan tiket pesawat, anda akan selalu menemukan kode huruf kapital tiga huruf dari bandara keberangkatan sampai bandara tujuan. Misalnya, kode CGK pada Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang atau Bandara Changi di Singapura berkode SIN.

Kode yang berada pada tiket pesawat tidak sembarangan, lho. Pasalnya kode tersebut berasal dari International Air Transport Association (IATA).

Lalu bagaimana penentuan kode tiga huruf bandara? Biasa kode tersebut terdiri dari 3 huruf kombinasi dari nama kota, nama bandara, atau pengidentifikasi lain yang relevan.

Three letter code adalah standar dari International Air Transport Association (IATA) yang mulai digunakan pada 1960. Salah satu tujuannya demi menghindari kebingungan dalam penyebutan bandara.

Penerapan kode tiga huruf pada bandara selain untuk memudahkan penyebutan, identifikasi maskapai penerbangan, tujuan, dan dokumen lalu lintasnya.

“Kode IATA adalah bagian integral dari industri perjalanan, dan penting untuk identifikasi maskapai penerbangan, tujuan, dan dokumen lalu lintasnya. Hal ini juga penting untuk kelancaran ratusan aplikasi elektronik yang telah dibangun di sekitar sistem pengkodean ini untuk keperluan lalu lintas penumpang dan kargo,” jelas Kepala Komunikasi Korporat IATA untuk Amerika Serikat, Perry Flint, seperti dilansir Conde Nast Traveler.

Namun, keunikan dari kode tersebut adalah negara lain tidak menggunakan kode yang sama dengan yang lainnya.

Nah setelah mengetahui mengapa ada kode tersebut, maka anda harus menghafal ya kode yang menjadi kota tujuan penerbangan anda.(Dari berbagai sumber/Annisa)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *