Jaga Anak dari Tawuran dan Narkoba, Polisi Ajak Orang Tua Lebih Peduli

Polisi mengingatkan para orang tua agar memberikan perhatian terhadap pergaulan anak-anak, mengetahui aktivitas mereka, serta mendampingi penggunaan telepon genggam dan media sosial.

Konten56 Views

Channel Indonesia – Kepedulian terhadap keselamatan generasi muda menjadi perhatian bersama dalam kegiatan Rembug Warga RW 08 Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang dihadiri Kapolsek Tanjung Priok Kompol R. Sigit Kumono, S.H., pada Rabu malam (28/10/2026).

Bertempat di Sekretariat RW 08, Jalan Kebon Bawang VIII Nomor 25, pertemuan tersebut menjadi ruang bagi polisi dan masyarakat untuk bertukar pikiran, menyampaikan aspirasi, serta mencari langkah bersama dalam mencegah aksi tawuran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan permukiman.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana kebersamaan itu dihadiri Kanit Intelkam Polsek Tanjung Priok IPTU Joko Wiyono, S.H., Ps. Kanit Binmas IPTU Karim Widianto, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebon Bawang BRIPKA Agus Setiawan, Ketua RW 08 Abdullah, LMK Taulani, para ketua RT, kader Posyandu dan PKK, Karang Taruna, serta warga setempat.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua RW 08 Abdullah menyampaikan keprihatinan atas persoalan tawuran remaja dan kerawanan narkoba yang menjadi perhatian warga.

Ia juga mengusulkan peningkatan patroli di sejumlah titik yang dinilai rawan, termasuk kawasan Jalan Kebon Bawang VII, tempat sejumlah remaja kerap berkumpul.

Aspirasi tersebut mencerminkan harapan masyarakat agar lingkungan tempat tinggal mereka menjadi ruang yang aman bagi anak-anak untuk tumbuh, belajar, dan meraih masa depan tanpa harus terancam kekerasan maupun bahaya narkoba.

Menanggapi hal itu, Kapolsek Tanjung Priok Kompol R. Sigit Kumono mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak menyerahkan upaya pencegahan hanya kepada kepolisian.

Menurutnya, perlindungan terhadap generasi muda membutuhkan kepedulian bersama, mulai dari keluarga, pengurus lingkungan, hingga masyarakat sekitar.

“Saya hadir di sini untuk mencegah adanya korban akibat aksi tawuran, karena nyawa itu begitu berharga,” tegas Kompol Sigit dalam arahannya.

Ia mengingatkan para orang tua agar memberikan perhatian terhadap pergaulan anak-anak, mengetahui aktivitas mereka, serta mendampingi penggunaan telepon genggam dan media sosial.

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu orang tua mengenali potensi risiko sejak dini dan mencegah anak terlibat dalam ajakan tawuran maupun kegiatan yang membahayakan keselamatan.

Kapolsek juga mendorong pengurus RT dan RW bersama warga untuk memperkuat pengawasan lingkungan, mempertimbangkan pemasangan CCTV pada akses keluar-masuk permukiman, serta meningkatkan komunikasi dengan Bhabinkamtibmas dan jajaran Polsek Tanjung Priok.

Ia turut mengajak warga segera menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan.

Dalam situasi darurat atau ketika terdapat ancaman penyerangan, masyarakat dapat menghubungi layanan kepolisian Call Center 110.

Bagi Kompol Sigit, upaya mencegah tawuran bukan semata-mata menghentikan perkelahian, melainkan juga menjaga agar tidak ada anak yang kehilangan masa depan dan tidak ada keluarga yang harus menanggung duka akibat kekerasan.

Melalui Rembug Warga ini, Polsek Tanjung Priok berupaya memperkuat komunikasi dengan masyarakat sekaligus mendorong tumbuhnya kepedulian bersama terhadap keamanan lingkungan.

Sebab, lingkungan yang aman tidak hanya dibangun melalui patroli dan pengawasan, tetapi juga melalui perhatian orang tua, kepedulian tetangga, serta keberanian masyarakat untuk saling mengingatkan dan melindungi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *