Ini 7 Penyebab Kenapa Busi Motor Cepat Mati

Busi merupakan salah satu komponen yang sangat penting pada sepeda motor.

Konten378 Views

Channel Indonesia – Busi merupakan salah satu komponen yang sangat penting pada sepeda motor. Busi berfungsi sebagai pengubah tegangan listrik yang disalurkan oleh koil, kemudian dapat memunculkan percikan api yang dapat membakar campuran bahan bakar dan udara di ruang mesin api diakhir langkah kompresi.

Cara kerja busi motor yaitu saat busi terhubung ke tegangan, dimana besarnya dari tegangan ini adalah ribuan volt yang dihasilkan dari ignition coil. Tegangan ini yang nantinya akan menghasilkan tegangan listrik yang berbeda dengan tegangan elektroda pada bagian tengah dan bagian samping busi.

Diketahui, usia pakai busi pada motor umumnya direntang 8.000 sampai 10.000 kilometer. Namun, terjadi sebagian pengguna mengalami busi mati sebelum waktunya.

Terkadang busi tidak bisa bekerja dengan maksimal ketika terjadi “banjir” pada celah isolator busi.

Saat terjadi perbedaan tegangan yang melebihi kekuatan elektrik gas, maka gas akan ikut ber ionisasi sehingga yang pada awalnya bersifat sebagai isolator, kini akan berubah menjadi konduktor. Sehingga arus elektron akan mengalir dan juga meningkatkan suhu ada celah percikan busi, suhu inilah yang nantinya mampu mencapai lebih dari 60K.

Lantas, kenapa busi motor cepat mati? Simak ulasan berikut untuk mengetahui beberapa penyebab busi motor mati.

Penyebab busi motor cepat mati
  1. Pemasangan busi tidak tepat

Pemasangan busi yang kurang tepat dapat menimbulkan busi tidak bekerja maksimal dan cepat mati. Hal tersebut dikarenakan terlalu longgar dan posisi tidak tepat pada jalur baut.  Masalah sepele ini, menimbulkan masalah pada mesin, seperti tenaga motor ngempos, hingga busi yang cepat mati.

  1. Korsleting pada jalur pengapian

Terjadinya konsleting  pada jalur pengapian juga menjadi penyebab dari busi cepat mati. Seringkali motor mengalami ngadat atau brebet, sampai motor mati total usai dicuci. Selain itu, korsleting juga menimbulkan masalah pada CDI, koil, dan spul cepat mati.

  1. Kompresi mesin bocor

Kebocoran pada kompresi mesin dapat menyebabkan sistem pembakaran tidak berjalan dengan prima dan menimbulkan busi cepat mati.  Selain itu, juga bisa kehilangan tekanan pada silinder ruang pembakaran atau combustion chamber. Terdapat ciri utamanya, yaitu tenaga mesin motor ngempos.

  1. Tidak tepat penggunaan bahan bakar

Penggunaan bahan bakar yang tidak tepat dapat menimbulkan hisapan bensin terlalu banyak yang dapat terjadi boros, dan busi cepat mati dikarenakan banyak tersiram bensin.

  1. Ruang mesin oli basah

Kondisi ruang oli yang basah dapat menimbulkan kebocoran yang yang besar. Kebocoran tersebut dapat merembes ke sekitar mesin, yang bisa saja motor susah digunakan. Bahkan merambat pada busi menjadi basah.

  1. Kualitas busi tidak sesuai

Mesin dan busi merupakan komponen yang saling berkaitan. Jika memakai busi yang kualitasnya tidak sesuai dengan mesin dapat menimbulkan pada sistem pembakaran yang tidak prima.

  1. Filter udara kotor

Filter udara menjadi aspek penting bagi motor yang dapat mengakibatkan busi cepat rusak. Jika filter udara tidak bersih, hal ini dapat menimbulkan masalah besar pada kinerja busi.

 

(Dari berbagai sumber/ Mifta Khurokhmah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *