Pengamat Koperasi Ini Apresiasi Langkah Menkop Feri Juliantono untuk Desa

Imam Faturrohmin menilai langkah tersebut sangat tepat dan akan berdampak positif dalam meningkatkan konektivitas antar desa dan kota.

Konten9 Views

Channel Indonesia – Kebijakan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM), Ferry Juliantono, untuk tetap menyalurkan truk dan pikap yang telah telanjur diimpor dari India mendapat dukungan penuh dari berbagai kalangan, salah satunya adalah pengamat muda koperasi, Imam Faturrohmin.

Imam Faturrohmin menilai langkah tersebut sangat tepat dan akan berdampak positif dalam meningkatkan konektivitas antar desa dan kota.

“Langkah pemerintah untuk mendistribusikan truk, pikap, dan sepeda motor kepada koperasi sangat strategis. Ini akan memperlancar arus distribusi barang, baik dari desa ke luar maupun dari luar ke desa. Dengan demikian, koperasi-koperasi yang berada di daerah-daerah terpencil akan semakin mudah mengakses pasar dan memenuhi kebutuhan barang secara efisien,” ujar Imam Faturrohmin pada Senin(30/3/2026).

Faturrohmin juga menambahkan bahwa kebijakan ini bisa meningkatkan daya saing produk lokal yang berasal dari koperasi, sekaligus memperkuat sektor ekonomi kreatif dan UMKM di Indonesia.

“Dengan adanya dukungan sarana transportasi yang memadai, koperasi-koperasi di Indonesia bisa berkembang lebih pesat dan berdaya saing tinggi, terutama di sektor logistik,” tuturnya.

Ia juga berharap bahwa selain truk dan pikap, pemerintah dapat mempertimbangkan berbagai inovasi lainnya yang dapat membantu koperasi dalam memperluas jaringan distribusi dan mendukung keberlanjutan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) secara lebih holistik.

Kebijakan distribusi truk dan pikap ini adalah bagian dari upaya Koperasi Merah Putih (KMP) untuk memodernisasi operasionalnya, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas layanan koperasi kepada anggotanya dan memperluas akses pasar di seluruh pelosok Indonesia.

“Pemanfaatan alat transportasi yang efisien dan tepat guna akan mendukung pengembangan koperasi di berbagai sektor, seperti pertanian, perikanan, dan industri kreatif, yang selama ini membutuhkan alat transportasi yang handal untuk mendistribusikan produk mereka,” tambahnya.

Diharapkan dengan kebijakan ini, program pemerintah dalam mendukung koperasi Indonesia tidak hanya memberi dampak positif bagi sektor koperasi itu sendiri, tetapi juga bagi perekonomian nasional secara keseluruhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *