Digugat Rp100 M dan Pidana, Ekspedisi J&T dan Tokopedia Telah Bohongi dan Menipu Customer yang Baik

Paket dengan nomer resi JY1069327752 (Tokopedia) kurang lebih tiga minggu belum sampai juga ke alamat penerima.

Konten9 Views

Channel Indonesia – Pengalaman tidak menyenangkan saat berbelanja online di Tokopedia menggunakan layanan kurir J&T (service code EZ) dialami oleh customer bernama Ferro. Ya, customer tersebut telah ditipu/ dibohongi oleh layanan J&T.

Paket dengan nomer resi JY1069327752 (Tokopedia) kurang lebih tiga minggu belum sampai juga ke alamat penerima. Padahal pembeli membeli barang pesanan berupa bangku/ kursi duduk tersebut di toko Kubang Housware Cikeusal, Jawa Barat. Tentu tidak logis, toko yang berada di wilayah Jawa Barat, membutuhkan waktu tiga minggu dalam pengiriman.

Karena layanan pengiriman yang sangat buruk oleh J&T, customer berusaha menghubungi CS J&T melalui email, telepon dan chat di media sosial resmi J&T. Sudah lebih dari lima kali customer menghubungi pihak J&T.

Pada awalnya, pihak J&T melalui customer sevicenya menjanjikan dan memastikan paket yang dipesan customer sampai tanggal 10 Juli 2026. Namun sampai sekarang, Rabu (15/7/2026) malam, paket belum sampai juga. CS J&T sudah menipu dan membohongi customer.

“CS J&T memastikan dan menegaskan paket sampai tanggal 10 Juli 2026 sampai paling telat parah. Tapi ternyata bohong, saya sudah ditipu oleh J&T,” ungkap customer kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Di kesempatan yang sama, customer menceritakan fakta sebenarnya. Menurut customer paket tersebut pernah diantar kurir J&T Bernama Rizel Ramadhan pada Minggu (5/7/2025) sore. Namun karena belum di-scan PU, maka paket tersebut diambil/ ditarik lagi sama kurir.

“Iya bang ini masih miss PU. Belum bisa dikirim,” tutur kurir Rizel Ramadhan.

Kemudian, customer kembali menanyakan paket dengan nomer resi JY1069327752 (Tokopedia) kepada CS J&T. Alangkah terkejutnya customer, dengan seenak udelnya CS J&T menyuruh customer menghubungi penjual/ pengirim barang. Padahal itu adalah koordinasi antara pihak J&T dengan Tokopedia, bukan tugas customer.

“Kami infokan no resi JY1069327752 setelah kami lakukan pengecekan lebih lanjut untuk paketnya belum bisa dilakukan pengiriman dikarenakan paket belum dilakukan pemindaian cabang awal kak,” demikian keterangan CS J&T kepada customer melalui surat elektronik.

Sebelumnya, customer juga sudah menghubungi pihak Tokopedia terkait belum sampainya paket customer. Pihak Tokopedia mengaku sudah berkoordinasi dengan J&T dan memastikan dengan tegas bahwa paket customer tiba paling telat tanggal 10 Juli 2025.

Walaupun sudah dibohongi dan ditipu oleh J&T dan Tokopedia, serta diping pong sana sini, dimana sudah menghubungi Tokopedia melalui chatt sebanyak tiga kali. Namun solusinya tidak ada sama sekali. Boleh dikatakan, pelayanan Tokopedia sangat buruk.

“Ini Tokopedia hanya berdasarkan status online saja. Tidak ada koordinasi sama sekali antara Tokopedia dengan ekspedisi J&T,” kesal customer.

Sementara itu, dari keterangan kurir yang tidak mau disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa berdasarkan kasus/ permasalahan ini, barang/ paket customer akan sampai 2 tahun kemudian.

“Kemungkinan paket customer bangku itu sudah rusak/ pecah/ belah/ hilang, jadi sengaja tidak dikirim-kirim. Padahal jika belum discan pu, kan tinggal dibalikin ke awal itu hanya butuh 1-2 hari saja,” beber kurir yang namanya tidak mau ditulis tersebut.

Customer pun melalui kuasa hukumnya siap menempu jalur hukum berupa somasi baik perdata dan pidana ke ekspedisi J&T dan Tokopedia, dengan dugaan kebohongan publik/ menipu customer dan lain-lain.

“ Saya masih berbaik hati. Masalah ini bisa selesai besok tanggal 16 juli 2026, baik dikirim bangkunya ke alamat penerima, dll. Jika lewat tanggal 16 Juli 2026, maka kita siap somasi dan gugat J&T dan Tokopedia di atas Rp100 miliar,” jelas customer menutup pembicaraan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *