Ini Ciri-ciri Stunting pada Anak, Beserta Penyebab dan Cara Mencegahnya ‎

Stunting pada anak merupakan  kondisi dimana anak mengalami gangguan dalam tubuh kembang.

Konten183 Views

Channel Indonesia – Stunting pada anak merupakan  kondisi dimana anak mengalami gangguan dalam tubuh kembang. Anak yang mengalami masalah ini tubuhnya lebih pendek dibandingkan anak seusianya dan mengalami keterlambatan dalam konsentrasi dan berpikir.

Stunting adalah gangguan tumbuh kembang anak yang disebabkan oleh gizi buruk, infeksi berulang, dan simulasi psikososial (terjadi berkelanjutan dalam jangka waktu panjang) yang mengakibatkan terganggunya pertumbuhan dan perkembangan anak.

Ciri-ciri Stunting pada Anak

Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri stunting yang terjadi pada anak yang harus diwaspadai oleh para orangtua, diantaranya adalah:

  1. Pertumbuhan tulang pada anak yang tertunda
  2. Berat badan rendah apabila dibandingkan dengan anak seusianya
  3. Sang anak berbadan lebih pendek dari anak seusianya
  4. Proporsi tubuh yang cenderung normal tapi tampak lebih muda/kecil untuk seusianya.
  5. Lambatnya pertumbuhan gigi
  6. Kurangnya kemampuan untuk fokus dan memori belajar
  7. Anak mudah terserang berbagai penyakit infeksi
Penyebab Stunting

Dibawah ini beberapa faktor penyabab terjadinya stunting pada anak.

  1. Kurang Asupan Gizi Selama Hamil

Kurangnya asupan gizi pada ibu hamil dapat menyebabkan pertumbuhan janin di dalam kandungan mulai terhambat dan terus berlanjut hingga setelah kelahiran.

  1. Kebutuhan Gizi Anak Tidak Tercukupi

Ketika makanan balita pada saat masih dibawah usia 2 tahun tidak tercukupi, seperti tidak diberikan ASI eksklusif, hingga MPASI (makanan pendamping ASI) yang kurang berkualitas dan posisi menyusui yang kurang tepat dapat berisiko anak mengajukan stunting.

  1. Kurangnya pengetahuan ibu mengenai gizi sebelum hamil, saat hamil dan pasca melahirkan.
  2. Terbatasnya akses pelayanan kesehatan, termasuk layanan kehamilam dam postnatal (setelah melahirkan).
  3. Kurangnya sanitasi dan akses air bersih.
Pencegahan Stunting pada Anak

Selain pemenuhan protein hewani, terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meminimalisir potensi stunting pada anak. Berikut beberapa tips untuk mencegah terjadinya stunting pada anak

1.Memperhatikan asupan makanan pada ibu hamil dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung nutrisi yang dibutuhkan selama masa kehamilan dan saat menyusui.

  1. Rutin memeriksa kesehatan kehamilan dan pertumbuhan anak setelah lahir.
  2. Memberikan ASI eksklusif pada bayi sampai usia maksimal 2 tahun.
  3. Memantau perkembangan anak dan membawa ke posyandu secara berkala
  4. Memberikan MPASI yang begizi dan kaya protein hewani untuk bayi yang berusia diatas 6 bulan
  5. Menerapkan gaya hidup sehat dan bersih, seperti: mencuci tangan sebelum dan setelah beraktivitas, menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar, dsb.
  6. Mengikuti program imunisasi, khususnya imunisasi dasar.

Dengan melakukan berbagai cara mencegah stunting pada anak diatas, diharapkan mampu meminimalisir potensi stunting pada anak-anak di Indonesia.

(Dari berbagai sumber/ Mifta Khurokhmah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *