Wow Kemenkes Uji Coba Operasi Bedah Jauh Pakai 5G

Pelaksanaan Uji Coba 5G di Taanh Air telah membuka lembaran baru dengan adanya Robotic Telesurgery

Konten398 Views

Channel Indonesia – Pelaksanaan Uji Coba 5G di Tanah Air telah membuka lembaran baru dengan adanya Robotic Telesurgery (Bedah robotik jarak jauh).

Boleh dikatakan ini merupakan pertama di Indonesia dilaksanakan oleh Kementrian Kesehatan (Kemenkes) Jaringan yang digunakan adalah PT Telekomunikasi (Telkomsel)

Wakil Menkes Dante Saksono Harbuwono menjelaskan, teknologi telerobotic surgery mempunyai nilai keuntungan bagi para dokter spesialis bedah untuk mengisi kekurangan dokter spesialis bedah.

Selain itu, juga mengurangi hambatan geografis dan hambatan jarak sehingga dapat membantu dokter bedah dan pasien di daerah terpencil agar dapat memiliki akses ke prosedur bedah terbaru.

Teknologi ini juga menghasilkan layanan bedah yang berkualitas tinggi, memperkecil komplikasi pasca pembedahan, menurunkan beban keuangan, dan perjalanan jarak jauh yang seringkali berisiko.

Sementara itu, Direktur Perencanaan dan Transformasi Telkomsel Wong Soon Nam mengatakan perusahaan berkomitmen dalam membangun ekosistem jaringan broadband 5G di Tanah Air.

Salah satunya dengan mendukung agenda Kementerian Kesehatan dalam uji coba dan demonstrasi pemanfaatan use case 5G Robotic Telesurgery bersama RSUP Dr. Hasan Sadikin dan RSUP Dr. Sardjito.

“Ke depan, kami berharap Telkomsel dapat terus melanjutkan sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan, untuk terus membuka semua peluang kemajuan dalam mengakselerasi transformasi digital layanan kesehatan nasional,” kata Soon.

Adapun uji coba dan demonstrasi use case 5G Robotic Telesurgery oleh Kemenkes, yang dilakukan di hadapan Presiden RI dan Presiden Republik Islam Iran tersebut, merupakan hasil kolaborasi bersama Telkomsel, melalui Telkomsel Enterprise, dengan rumah sakit pilot project untuk telesurgery RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung dan RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, yang persiapannya telah berlangsung sejak Februari 2023.

Dalam skenario penerapan teknologi Robotic Telesurgery secara real-time, dibutuhkan kapasitas bandwidth besar dan latensi rendah pada fungsi data controlling, intra-abdominal real image transfer, dan video communication. (Dari Berbagai Sumber/ Annisa).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *