Channel Indonesia — Sebanyak 5.997 calon haji asal Indonesia sudah tiba di Madinah, Arab Saudi. Mereka merupakan jemaah calon haji gelombang pertama yang tiba di Tanah Suci.
Selama berada di Tanah Suci, jemaah diminta membatasi pergerakan dan mengurangi aktivitas yang tidak perlu demi menjaga kondisi kesehatan.
Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Yusron B. Ambary, menyampaikan sebagian besar jemaah calon haji Indonesia merupakan lanjut usia. Karena itu, ia mengingatkan agar jemaah tidak memaksakan diri dalam beribadah apabila kondisi tubuh sedang tidak fit.
“Jemaah diharapkan selalu menjaga kesehatan dan tidak memaksakan diri, mengingat rangkaian ibadah haji masih panjang,” ujar Yusron, dikutip Kamis (23/4).
Menurutnya, kondisi fisik yang prima sangat diperlukan agar jemaah dapat menjalani puncak ibadah haji di Makkah yang akan dilaksanakan pada Mei mendatang.
Sebanyak 5.997 jemaah yang tergabung dalam 15 kelompok terbang (kloter) tiba secara bertahap hingga pukul 22.55 waktu Arab Saudi (WAS). Mereka berasal dari berbagai embarkasi di Indonesia, yakni Yogyakarta, Jakarta, Medan, Lombok, Solo, dan Makassar.
Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah, Khalilurrahman, mengimbau jemaah calon haji untuk mewaspadai perubahan cuaca di Madinah. Mereka disarankan untuk menggunakan alat pelindung diri.
“Jemaah diimbau menggunakan payung, kacamata, masker, serta alas kaki yang nyaman. Selain itu, penting untuk rutin minum air sekitar dua hingga tiga teguk setiap 20–30 menit,” katanya.
Ia juga menyarankan penggunaan tabir surya (sunscreen) dan pelembap bibir guna menjaga kondisi tubuh dari paparan cuaca panas.
Dekat ke Masjid Nabawi
Di sisi lain, kebahagiaan turut dirasakan oleh jemaah dari lima kloter pertama yang mendapatkan fasilitas hotel dengan jarak sangat dekat ke Masjid Nabawi. Jarak penginapan ke masjid hanya sekitar 50 meter, memudahkan jemaah—terutama lansia dan penyandang disabilitas—untuk beribadah dan berziarah, termasuk ke Raudhah.
Lebih dari 2.500 calon haji mendapatkan fasilitas hotel yang berdekatan dengan pintu 330 Masjid Nabawi, sehingga akses menuju area ibadah menjadi lebih mudah.
Pada Rabu (23/4), bertempat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) melepas jemaah calon haji kloter pertama Embarkasi Banten (JKB-01) menuju ke Tanah Suci.
Kloter perdana ini berjumlah 391 calon haji yang diberangkatkan menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA7302.
“Ini adalah perjalanan yang khusyuk menuju rumah Allah. Kami berharap seluruh jemaah senantiasa menjaga kesehatan, baik fisik maupun mental, agar dapat menjalankan ibadah dengan lancar,” kata Gus Irfan.
Ketua Tim Pengawas (timwas) Haji DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang menghadiri pelepasan jemaah calon haji mengatakan bahwa negara hadir dan memberikan perlindungan serta pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah.
“Di tengah dinamika kawasan, negara tetap hadir menyertai,” ujar Dasco.






